Opens in a new tab
function updateHeaderHeight() {
        // Get the height of #brx-header
        const headerHeight = document.querySelector('#brx-header').offsetHeight;
          
        // Store the height in the CSS custom property --header-height
        document.documentElement.style.setProperty('--brxw-header-height', headerHeight + 'px');
    }

    // Execute the function as soon as the document is ready
    document.addEventListener('DOMContentLoaded', function() {
        updateHeaderHeight();  // Initial update of header height when the document is ready

        // Update the header height on window resize and orientation change
        window.addEventListener('resize', updateHeaderHeight);
        window.addEventListener('orientationchange', updateHeaderHeight);
});

EVALUASI LAYANAN & INDEKS KEPUASAN • LPM

Laporan Survei Kepuasan Pemangku Kepentingan

Pengukuran berkala Evaluasi Dosen oleh Mahasiswa (EDOM), kepuasan sarana laboratorium, kinerja tenaga kependidikan, serta survei pengguna lulusan menggunakan 5 dimensi baku Service Quality (ServQual).

EVALUASI DOSEN (EDOM)
Indeks 3,62 dari Skala 4,00 (Sangat Puas)
KEPUASAN PENGGUNA ALUMNI
Skor 3,74 / 91,4% (Kategori Sangat Memuaskan)
RENCANA TINDAK LANJUT
Peningkatan Wi-Fi 6 & Loket Online Terpadu

Transparansi Hasil Evaluasi: Hasil kepuasan mahasiswa menjadi dasar pemberian penghargaan Dosen Teladan serta peningkatan fasilitas kelas setiap awal semester baru.

Jejaring Kemitraan →

1. Metodologi Pengukuran Kepuasan Pemangku Kepentingan

Pengukuran kepuasan pemangku kepentingan (*stakeholders satisfaction*) merupakan instrumen wajib dalam evaluasi diri program studi di IAIN Sorong. Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) bersama Gugus Penjaminan Mutu (GPM) Fakultas Tarbiyah menyelenggarakan survei kepuasan berkala setiap akhir semester menggunakan kuesioner digital terstruktur yang terintegrasi pada aplikasi SIM-Akademik.

Instrumen pengukuran kepuasan mengadopsi 5 dimensi mutu layanan ServQual (Parasuraman et al.): Tangibles (bukti fisik fasilitas), Reliability (keandalan layanan dosen & staf), Responsiveness (ketanggapan penanganan keluhan), Assurance (kepastian kompetensi dan etika), serta Empathy (keramahan dan kepedulian komunikasi).

Indeks Kepuasan Berpredikat Sangat Baik (A): Berdasarkan survei tahun akademik terkini, skor rata-rata kepuasan mahasiswa terhadap proses pembelajaran mencapai 3,58 (skala 4,00), sedangkan kepuasan pengguna lulusan (kepala sekolah/madrasah) mencapai angka 91,4%.

Survei 1
EDOM (Evaluasi Dosen)

Survei wajib mahasiswa terhadap kehadiran, penguasaan materi, metode interaktif, dan objektivitas evaluasi nilai dosen.

Survei 2
Kepuasan Tendik & Dosen

Evaluasi internal terhadap suasana kerja, kepemimpinan fakultas, transparansi insentif remunerasi, dan kesempatan studi lanjut.

Survei 3
Survei Pengguna Lulusan

Penilaian eksternal dari kepala madrasah/sekolah mitra terhadap etika kerja, integritas, dan kemampuan mengajar alumni PAI.

2. Rekapitulasi Hasil Survei Kepuasan Tahunan

Berikut adalah ringkasan capaian indeks kepuasan para pemangku kepentingan Program Studi PAI IAIN Sorong:

Objek / Dimensi Survei Populasi & Responden Skor Rata-Rata (Skala 4.00) Predikat Mutu Layanan
Kinerja Pembelajaran Dosen (EDOM) 420 Mahasiswa Aktif 3,62 Sangat Puas (A)
Layanan Administrasi Akademik 380 Mahasiswa Aktif 3,48 Puas (B+)
Fasilitas Sarana Lab & Kelas 410 Mahasiswa Aktif 3,52 Sangat Puas (A)
Layanan Perpustakaan & E-Journal 350 Pengunjung Mahasiswa 3,56 Sangat Puas (A)
Integritas & Etika Lulusan (Pengguna) 45 Kepala Sekolah / Kemenag 3,74 Sangat Memuaskan (A+)
Penguasaan IT Pembelajaran Lulusan 45 Kepala Sekolah / Kemenag 3,55 Sangat Puas (A)

3. Rencana Tindak Lanjut (RTL) Hasil Evaluasi

Seluruh temuan survei kepuasan yang berada di bawah target standar institut segera ditindaklanjuti melalui dokumen Rencana Tindak Lanjut (RTL):

  • Optimalisasi Kecepatan Wi-Fi Kampus: Penambahan 15 unit access point Wi-Fi 6 di selasar gedung kuliah Tarbiyah guna memenuhi aspirasi kelancaran akses LMS e-Campus.
  • Peningkatan Pelayanan Loket Terpadu: Digitalisasi permohonan surat izin penelitian dan cuti studi via SIM-Akademik agar mahasiswa tidak perlu menunggu tanda tangan fisik basah.
  • Pengayaan Pelatihan Praktik Mengajar (Microteaching): Penambahan jam asistensi mandiri di laboratorium microteaching untuk memperkuat kesiapan mental mengajar di sekolah umum multikultural.